Fair Baccarat_Baccarat Super Sum_The most stable baccarat play_Indonesia Lottery Official Website

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bet365 saluran

We’ll neveOnline casino Online casino rankingrankingr die, we’ll never die

We’ll never die, we’ll never die

We’ll Online casino rankingkeep the Red flOnline caOnline casino rankingsino rankingag flying high

‘Cos Man United will never die

To Old Trafford

Kamu boleh berargumen macam-macam soal klub sepak bola satu ini, tapi harus kamu akui kalau Manchester United adalah salah satu klub tersukses di Britania. Dengan 13 gelar juara dari 22 kali perhelatan Premier League, United hingga hari ini masih menjadi pengumpul gelar terbanyak meninggalkan Arsenal (3 kali juara), Chelsea (3), Man. City (2), dan Blackburn Rovers (1).



Mulai dari sorak yang lambat dan syahdu:

Kurang lebih 24 jam sebelum mereka mendarat di Indonesia, bom itu meledak di hotel mereka seharusnya menginap. Ingin rasanya mengungkapkan kata-kata kotor yang pastinya gak pantas ditampilkan di artikel ini.

 If you give in once, you’ll give in twice.

20 times 20 times I say

To See United

To The Place I Belong

Take Me Home, United Road

Ketika masih bermain untuk Lille, dia bilang pengen main di La Liga, Hazard pun mulai flirting dengan Barcelona dan Real Madrid. Lalu tiba-tiba dia bilang juga mau main di Inggris bahkan dia sempat menyatakan “Saya akan ke Manchester” yang bikin fans United dan City harap-harap cemas bareng. And out of the blue dia menandatangani kontrak dengan Chelsea.

Hah? Gak salah dengar coba baca baik-baik tabel di atas. Cuma Barcelona (baca: La Masia) yang bisa mengalahkan United dalam urusan mencetak pemain binaan akademi. Coba lihat klub kesayangan kamu ada di daftar itu gak? Selain itu sejak menjadi manager, Luis van Gaal udah mempromusikan setidaknya 7 pemain muda ke tim utama. Kehilangan jati diri?

20 times 20 times Man United

Rekor terburuk United dalam sejarah Premier League.

Setiap tanggal 6 Februari fans diseluruh dunia mengenang kepergian 8 pemain yang tewas akibat kecelakaan pesawat di Munich 6 Februari 1958. Ada yang membentangkan spanduk, menaburkan bunga, hingga mengirim tweet berisi rasa bela sungkawa dan mengenang Busby Babes dan Sir Matt Busby yang meletakkan filosofi dasar klub ini.

Namun hidup seperti roller coaster, tak terkecuali bagi United dan 659 juta pendukungnya di seluruh dunia. Sejak awal berdirinya, klub ini mengalami masa pasang dan surut. Pasang surut ini turut pula dirasakan para fan yang emosinya kembali teraduk-aduk sejak dua-tiga musim belakangan ini. Mau tahu gegap gempita dan getirnya hidup sebagai pendukung setia Manchester United?

Semua orang, termasuk Moyes, tahu bahwa menggantikan Sir Alex bukan perkara mudah.

Gak serunya kalau di kotamu gak ada acara nonton bareng United.

20 times 20 times Man United

Manchester United memang belum kembali ke puncak, tepat dia seharusnya berada sekarang. Namun jika kamu pendukung setia yang optimis kamu pasti yakin masa-masa indah akan datang. Karena klub ini berkali-kali udah membuktikan mereka mampu bangkit setelah keterpurukan. Fans United sini sorak sorai chants dulu!

Meraka adalah idola dan panutan bagi United faithful Makin cyedih, deh.

Bahkan kekalahan 1-6 dari City di Old Trafford gak bisa menyaingi kekecewaanmu pada musim tersebut.

Waktu itu saya berumur 8 tahun dan gak punya minat sedikit pun untuk menonton pertandingan sepak bola. Tapi malam itu mata saya disihir oleh tim underdog berkostum merah yang sepanjang pertandingan di-bully oleh lawannya tim berkostum kelabu bertuliskan ‘Opel’ di dada (saya belum tahu kalau itu Bayern Munich) dan ketinggalan 0-1. Tapi dalam 3 menit skor menjadi 2-1 and the rest is history.

Nama Ronaldo masih aja dinyanyiin baik di Old Trafford maupun di sudut-sudut kafe Yogyakarta yang mengadakan nonton bareng fans United. Haduh. Viva Ronaldo…

Darah berdesir, deg-degan, dan pengen rasanya loncat dari tempat duduk. Padahal udah lihat videonya berkali-kali.

Sir Alex Ferguson

Seperti biasa, kabar Vidal menuju Old Trafford kencang banget, apalagi terdengar kabar kalau dia ogah-ogahan latihan bareng Juventus selagi mereka tur ke Jakarta bebrapa waktu lalu. Tapi itu cuma mitos belakang.

Dikabarkan United mengeluarkan lebih dari 150 juta pounds untuk memboyong Luke Shaw, Ander Herrera, Marcos Rojo, Daley Blind, Falcao dan Angel Di Maria.

Glory, glory, Man United,

Glory, glory, Man United,

Glory, glory, Man United,

And the reds go marching on, on, on…

Mereka bilang kalau kamu hanya memberi dukungan kalau United menang. Coba tanya temanmu penggemar City itu, dia dukung siapa 10 tahun lalu? Chelsea?

Ketika Di Maria datang, lalu disusul dengan kehadiran Falcao ada yang bilang ini seperti hari natal yang kecepatan, sementara saya curiga ada fans United yang menemukan lampu ajaib dan membuat 3 permintaaan sama om Jin. 2 permintaannya udah terkabul, jadi penasaran permintaan ketiganya apa…

Dibantu wasit? Hah, tuduhan yang gak punya dasar. Mungkin mereka belum baca hasil studi mendalam soal keputusan wasit musim 2011/12, misalnya. Di situ terungkap jika saja wasit bisa membuat keputusan yang benar sepanjang musim, United akan jadi juara liga dengan selisih 4 poin, bukannya City yang cuma unggul dari selisih gol.

Never give in, never give up. Selama kamu berusaha, pasti hasil akan datang.

Para agen mereka-reka kabar yang membuat posisi tawar kliennya lebih tinggi dalam negoisasi kontak baru. Bek Bayern Munich pernah mencoba trik ini, dan berhasil. Dan jangan bawa-bawa Cristiano Ronaldo, setelah diisukan dia ingin kembali ke United, September 2013 dia menandatangani kontrak baru yang membuatnya menjadi pemain bergaji tertinggi di dunia. Skenario yang sama mungkin akan terulang tahun ini.

Anak-anak muda punya peluang untuk bersaing dengan seniornya. Seperti James Wilson, striker yang udah mencetak 2 gol dari 4 penampilan, lumayan buat bocah berusia 18 tahun yang punya saingan seperti Rooney, van Persie, dan Falcao.

Sejak 2010, rumor Wesley Sneijder menuju United udah mulai berhembus. Paling gila ketika Juli 2011 tersebar klaim yang bilang kalau dia udah resmi jadi pemain United. Tapi mana buktinya? Fans United cuma diberi harapan palsu. Tiba-tiba Oktober ini berhembus lagi kabar kalau Sneijder siap ke United karena gajinya udah 3 bulan gak dibayar klubnya sekarang, Galatasaray. Haduuuh siap-siap di PHP lagi, deh.

Oh, jadi aksi-aksi sosial bisa dibilang sebagai perilaku songong?

Supaya dekoder dan parabola laku terjual kali ya…

“Kalau kalah ya kalah!” yap, benar sekali, kalau United kalah kamu tetap woles, toh mereka main lagi minggu depan.

Jajaran pemain muda yang dibeli oleh Fergie atau dibina di akademi United untuk bermain bersama tim utama.

Sir Alex Ferguson datang sebagai manajer United di tahun 1986, namun fan harus menunggu hingga 1990 untuk merayakan trofi pertama Fergie sebagai juara Piala FA. Sejak itu dia ketagihan.

Lulusan paling sukses dari sistem pembinaan pemain muda ala akademi United.

Tahun 1977 Liverpool hampir saja meraih Treble sebelum United berhasil mengamankan piala FA ke Old trafford. Hehehe.

Yang membakar semangat dan bikin tim lain iri:

Dan all time favourite classics:

United meraih gelar Premier League untuk ke-13 kalinya atau ke-20 jika dihitung bersama gelar liga Inggris format lama. Namun Sir Alex memutuskan udah waktunya ia pensiun dan menikmati hari senjanya bersama keluarga dengan menonton United, bukan melatihnya. Thank you, Sir Alex.

Bryan Robson mengawal Fergie’s Fledgling Breadsmore, Martin, dan Sharpe via www.pinterest.com

Playing Football The Matt Busby Way!

Ooh Aah, Ooh Aah, Ooh Aah

Cantona…

Ooh Aah Cantona

Ooh Aah, Ooh Aah, Ooh Aah

Cantona…

Ooh Aah Cantona

Take Me Home, United Road

Karena sesungguhnya rasa kemanusiaan lebih penting daripada sekedar rivalitas.

Tim Inggris pertama yang biasa menjuarai kompetisi antar klub-klub top Eropa.

Sekumpulan pemain muda binaan manajer Sir Matt Busby dan assistennya Jimmy Murphy yang berniat menguasai sepak bola Eropa. Namun sayang The Flowers Of Manchester gugur sebelum berkembang.

Menang, kalah atau seri kamu tetap bernyanyi:

Berbalik unggul 2-1 dalam 3 menit di final liga Champions, udah pernah. Ketinggalan dari Spurs 3-0 di babak pertama, untuk balik unggul 3-5 di peluit akhir. Check! Kalah 2-1 di leg pertama melawan AS Roma, lalu membalas dengan kemenangan 7-1 di leg kedua, boleh juga. Dan beragam kemenangan setelah terpuruk duluan yang bikin klub ini sebagai Comebacks King of World Football.

Pemain bertahan Bayern Munich saat itu, Samuel Kuffour mengaku masih belum bisa melupakan pertandingan itu dan saking pahitnya, dia gak pernah mau menonton rekamannya.

Walaupun sebenarnya dia mau ikut karena terpesona melihat wajah-wajah tampan pemain United.

Kalau ini mah dilema semua fans klub sepak bola yang main di liga Eropa, wajar aja karena jam kick-off biasanya bertepatan dengan jam malam mingguan. Kalau udah gini, pacar kamu yang kecewa.