American Lottery Online_Online betting company_bodog_Live Casino

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bet365 saluran

Baccarat betting skillsiBaccarat betting skillsni adalah tanda yang jelas mengatakan kalau kamu sebenarnya tersiksa dengan sikaBaccarat betting skillsp cuek pasanganmu. Buktinya kamu jadi sering mengeluh dan curhat tentang sikap cuek pasanganmu kepada sahabat sendiri, alih-alih membahasnya langsung dengan pasangan. Padahal, ciri hubungan yang sehat adalah mendahulukan berterus terang kepada pasangan tanpa perasaan segan ketimbang sahabat. Lagipula, bila setiap hari kamu mengeluhkan hal yang sama kepada temanmu, dan nggak ada yang berubah, bukankah lama-lama melelahkan juga?

Citra pasangan cuek itu selalu bikin penasaran. Tapi cuek tentu berbeda dengan sikap nggak peduli dengan sekitar. Hubungan yang sehat dan serius lambat laun pasti akan melibatkan keluarga dan orang-orang terdekat masing-masing. Jika saat ini pasanganmu nggak menunjukkan minatnya untuk kenal dengan keluarga dan orang terdekatmu, apalagi sampai kamu harus berusaha keras untuk mengupayakannya, maka lebih baik kamu bersiasat untuk move on saja. Tingkat keseriusan pasangan mestinya sudah bisa disimpulkan di sini.

Memang sih, punya pasangan yang cuek itu sensasinya beda. Kelihatan nggak peduli, tapi sekalinya perhatian bikin meleleh hati. Selain itu, kamu juga akan terlatih jadi pribadi yang antidrama. Eits, tapi kamu tahu nggak, sikap cuek pasangan itu juga ada batasnya? Kalau kelewat cuek, lama-lama batinmu juga pasti tersiksa. Nah, tujuh tanda ini kecuekan pasanganmu sudah membuatmu menderita.

Terkadang dicuekin saat mengutarakan pendapat bisa saja berarti pasangan sedang malas berdebat denganmu. Namun, hal itu terus-terusan terjadi hingga di satu titik kamu merasa nggak berminat lagi memberikan pendapat. Buat apa? Toh kamu tahu dia nggak akan menggubrismu. Nah, kalau sudah begini artinya sikap cueknya sudah kelewat batas sehingga tak bisa menghargaimu lagi. Barangkali sebenarnya kamu tak begitu berarti baginya.

Bukan berarti ke mana-mana harus berdua. Namun, sekian lama menjalin hubungan rasanya nggak ada yang beda dengan saat masih sendiri. Bukan cuma ke mana-mana sendiri, kamu pun harus mengambil semua keputusan sendiri, bahkan yang terkait hubungan kalian juga. Kalau sudah begini, apa hubungan itu tidak terkesan formalitas belaka? Mandiri itu harus, tapi jika kamu selalu mengurusi sendiri segala sesuatu dalam hubunganmu, lalu untuk apa kamu diikat oleh hubungan dua orang di bawah kata “cinta”?

Hal ini terasa wajar jika berlangsung di awal hubungan, karena kamu belum begitu mengenal satu sama lain. Biasanya sikap nggak pede dan khawatir terhadap pasangan ini akan memudar seiring terbentuknya kenyamanan. Namun, kalau kekhawatiranmu kian hari kian bertambah, sampai kadang kamu bingung sendiri karena takut keliru dan dia marah, mungkin ada yang salah dengan hubungan kalian. Nggak tahu harus bersikap apa karena sikap cuek pasangan membuatmu merasa nggak bisa menjadi apa yang pasangan butuhkan.

Cuek dan sikap nggak peduli itu adalah dua hal yang berbeda tapi sekilas mirip banget. Cuek identik dengan perhatian yang tersembunyi. Sementara nggak peduli adalah bentuk sikap egois. Sikap cuek ini biasanya sih lekat dengan kesan cowok yang cool. Kayak Rangga itu lo~

Jadi, apakah sikap cuek pasanganmu saat ini memberikan keuntungan untukmu atau malah bikin kamu sengsara pelan-pelan? Hakikat hubungan itu saling memberi. Cuek itu nggak dilarang. Pasangan yang cuek juga punya sisi menggemaskannya sendiri. Tapi harus tetap tahu batasnya. Jangan sampai kamu justru tersiksa karena sikap cueknya ya.

Memang, hakikat cinta itu memberi, baru setelahnya menerima. Tapi jika dalam hubungan hanya kamu yang memberi, hanya kamu yang selalu berinisiatif untuk segala hal, percayalah kalau hubunganmu sudah nggak sehat. Sikap pasangan yang membiarkanmu selalu berinisiatif itu bukan lagi sekadar cuek pertanda sayang. Melainkan sikap nggak mau peduli dan perlahan akan bikin kamu sengsara. Yang namanya hubungan harusnya dua arah dong~

Menjalin hubungan belum tentu kamu dan dia memiliki kesenangan dan hobi yang sama. Terkadang, kamu memang perlu mencoba hobi atau kesenangannya untuk bisa lebih memahaminya. Namun, jika kamu terus-terusan berusaha menyukai hobinya hanya untuk mendapatkan perhatiannya, sementara ia nggak melakukan hal yang sama, langkahmu tentu keliru. Sikap cueknya itu sudah boleh kamu anggap sebagai ketidakpedulian. Harusnya dia bisa menerimamu apa adanya, sehingga kamu nggak perlu pura-pura menyukai yang nggak kamu sukai.