Fenomena Langit Akhir Pekan, Ada Konjungsi Kuartet「Introduction to Indonesia Lottery」 Bulan, Merkurius, Venus dan Spica Halaman 2

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bet365 saluran

IIntroduction to Indonesia Lotteryntroduction to IndoneIntroduction to Indonesia Lotterysia Lotterysetelah Bulan berkonjungsIntroduction to Indonesia Lotteryi Introduction to Indonesia Lotterydengan Venus, Merkurius dan Spica selama tiga hari sejak 9 September silam, Bulan meninggalkan ketiga objek langit tersebut dan menyisakan konjungsi tripel untuk ketiga objek tersebut pada tanggal 12 September 2021.

Fenomena ini dapat disaksikan sejak 20 menit setelah terbenam Matahari dari arah Barat selama 75–135 menit hingga ketiga objek tersebut terbenam seluruhnya. 

Sudut pisah Venus-Spica sebesar 7,8 derajat sedangkan sudut pisah Spica-Merkurius sebesar 7,6 derajat. 

Anda juga dapat menyaksikan fenomena konjungsi kuartet ini dengan mata telanjang. 

Magnitudo Venus dan Merkurius masing-masing ?4,09 dan +0,18 sedangkan magnitudo Spica sebesar +0,95.

"Fenomena ini dapat disaksikan sejak 20 menit setelah terbenam Matahari dari arah Barat selama 75–210 menit hingga keempatnya terbenam seluruhnya," kata dia.

Baca juga: 4 Fakta Fenomena El Nino, Pemicu Kekeringan di Indonesia

Magnitudo Venus, Merkurius dan Spica masing-masing sebesar +4,09; +0,18 dan +0,95. Bulan berfase sabit awal dengan iluminasi antara 23,4 persen–24,6 persen.

Sudut pisah Bulan-Venus bervariasi antara 16,11 derajat – 17,04 derajat. Sementara itu, sudut pisah Venus-Spica dan Spica-Merkurius masing-masing sebesar 6,6 derajat dan 8,65 derajat. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email